Rabu, 5 Agustus 2020

Kemarin (4 Agustus) aku menyempatkan diri untuk ikut reuni singkat dengan beberapa teman SMP. Seperti biasa, kita adakan sesi sparring basket di lapangan SMP 6 sambil sedikit update tentang kehidupan satu sama lain. Sesi sparring kemarin sekaligus menjadi momen perpisahan sebelumnya akhirnya tanggal 20 besok aku melenggang ke Belanda untuk melanjutkan studi, InsyaAllah.

Kemarin juga aku sempatkan untuk mengganti lensa kacamata agar lebih sesuai dengan preskripsi minus mata yang terbaru. Tidak lupa sebagai penyempurna hari, mbak pacar kasih aku sebuah syal yang ia rajut dengan tangannya sendiri, warna coklat muda, tebal, dengan aksen rumbai yang cantik namun tidak terlalu feminin. Hari kemarin sekaligus menjadi dasarku dalam menarik kesimpulan bahwa badanku sudah tidak sebugar dahulu. Pergumulan basket yang hanya sebentar mampu menyebabkan lelah yang luar biasa menjadi, sehingga semalam tidurku cepat dengan badan pegal-pegal.

Sehari sebelum kemarin, yakni pada tanggal 2-3 Agustus aku habiskan untuk belajar bahasa belanda sehari-semalam-suntuk. Lumayan, nu kan ik sprekken nederlandse bitje, zeker niet erg goed, maar het zou genoeg moeten zijn. Hasil dari belajar semalaman menghasilkan nilai yang bagus, hasil testku merupakan yang terbaik di kelas dengan hanya salah satu dari 50 soal.

Published by Jurnalis Harian

Seorang WNI yang tinggal di Eropa dan suka menulis jurnal harian secara anonim.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

<span>%d</span> bloggers like this: